Searching...

Anak Penarik Becak Kuliah di UI

Anak Penarik Becak Kuliah di UI Sokhi, anak penarik becak kuliah di UI. (Foto: dok. RCTI) JAKARTA - Kuliah di perguruan tinggi ternama tentu membanggakan, tidak hanya bagi diri sendiri, namun juga orangtua dan keluarga. Apalagi jika perekonomian keluarga tidak memungkinkan hal itu.

Inilah yang dialami Muhammad Sokhi. Cowok asli Pasuruan, Jawa Timur, ini menempuh studi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI). Siapa nyana, sang ayah, Makasan hanyalah  penarik becak di kampung halamannya. Dia hanya mampu membawa pulang uang Rp20 ribu setiap hari. Sedangkan ibundanya, Kasiati, sehari-hari bekerja sebagai asisten rumah tangga.

Sokhi mengaku, tidak mengira bisa mencicipi bangku perguruan tinggi, di kampus kenamaan. Apalagi kedua kakaknya hanyalah lulusan sekolah dasar (SD). Keinginan kuat supaya tidak kalah dengan orang lain mendorongnya berjuang dalam urusan pendidikan.

Seperti diungkap Sokhi dalam video yang dirilis RCTI, belum lama ini, sejak kelas satu SMA, dia tidak lagi meminta biaya sekolah dari orangtua. Sokhi mendapatkan beasiswa dari salah satu yayasan. Melalui beasiswa ini, Sokhi dapat menempuh pendidikan SMA sambil menjalani kehidupan di asrama selama tiga tahun masa studi.

"Saya memang kerja keras hanya untuk belajar dan meraih prestasi. Alhamdulillah, kuliah juga saya dengan beasiswa," kata Sokhi.

Sang ibunda, Kasiati, sangat bangga dengan Sokhi yang selalu meraih prestasi sejak kecil. Menurut Kasiati, dia tidak berhenti mendoakan anaknya tersebut.

"Setiap saat, setelah salat, setelah salat tahajud saya mendoakan Sokhi," ujar Kasiati.

Di kampus, Sokhi menjalani hari-harinya dengan kuliah, belajar di perpustakaan dan bersosialisasi dengan teman-teman. Prestasi mahasiswa semester lima ini pun, kata Dosen FH UI, Retno, tergolong baik.

"Nilai IPK-nya 3,50. Saya harap dia lulus cumlaude," tutur Retno.

(sumber : okezone.com)

Video: Anak Tukang Becak di Kampus UI 

0 comments:

Posting Komentar